TEORI EKSISTENSIALISME
Mencoba menjelaskan secara singkat perbandingkan pemikiran Kierkegaard dan jean paul satre dalam memahami eksistensialisme. eksistensialisme terbagi menjadi dua yaitu :
EKSISTENSI : suatau keberadaan, ada.
ESENSI : Hakikat dan kodrat inti dari sebuah
keberadaan.
- pemikiran Kierkegaard (1813-1855 )
2. pemikiran Jean-paul Sartre (1905-15 april 1980)
mengatakan dalam eksistensialisme manusia itu adalah melalui proses esensi ke eksistensi.
dari kedua filsafat tsb menimbulkan dua pertanyaan dalam pemikiran kita yang mana yang dapat dibenarkan apakak eksistensi mendahului esensi atau esensi mendahului eksistensi ?
disini saya mencoba mengambilkan contoh misalnya :
dari kedua filsafat tsb menimbulkan dua pertanyaan dalam pemikiran kita yang mana yang dapat dibenarkan apakak eksistensi mendahului esensi atau esensi mendahului eksistensi ?
disini saya mencoba mengambilkan contoh misalnya :
Esensi ke eksistensi : computer muncul karena sudah di pikirkan “esensi” terlebih dahulu. Dan ketika computer tersebut sudah terbentuk dan digunakan, sesuai dengan ide pemikiran pembuat “eksistensi” sudah terdapat pada computer tersebut.
Eksistensi ke esensi : lihat laki-laki itu pasti preman dengan tato dan costom pakaianya seperti itu "eksistensi" tetapi apabila kita melihat laki-laki itu dari "esensi" laki-laki tersebut belum tentu preman atau seperti yang kita pikirkan. laki-laki tersebut bisa juga orang yang baik. jadi kesanya disini jangan pernah menyimpulakan sesuatu tanpa ada fakta yang kita ketahui lebih mendalam terhadap laki-laki tersebut.Sekian dari saya dalam memahami eksistensialisme semoga bermanfaat. Terima Kasih
Komentar